• Aktifitas Pagi Masyarakat

    Desa memang tak menawarkan kehidupan yang serba lengkap seperti di perkotaan. Lapangan kerja yang terbatas, listrik yang belum merata distribusinya, sinyal HP pun mati-nyala. Namun kehidupan desa yang sederhana itu justru bisa membuat diri kita begitu merindu.

  • Wisata Gunung Beruk

    Berawal dari kreatifitas pemudanya berkeinginan mengangkat nama desanya selama ini hanyalah sebuah desa yang terkenal dengan ketertinggalanya, Saat ini sudah menjadi salah satu obyek wisata yang patut dikunjugi di kawasan Ponorogo.

  • Seni Budaya

    Seni Budaya adalah suatu segala sesuatu yang diciptakan manusia mengenai cara hidup berkembang secara bersama pada suatu kelompok yang mengandung unsur keindahan (estetika) secara turun temurun dari generasi ke generasi.

Karangtaruna Karangpatihan Bersatu Gelar Acara Jalan Santai, Ribuan Peserta Antusias


Ponorogo, 24 Agustus 2025 — Karangtaruna Karangpatihan Bersatu Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Ponorogo, sukses menggelar acara jalan santai yang diikuti ribuan peserta. Kegiatan yang berlangsung meriah pada Minggu pagi tersebut, bukan hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga diwarnai dengan berbagai hadiah menarik yang memicu antusiasme warga setempat.

Acara jalan santai yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB ini diikuti oleh warga dari berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Rute yang ditempuh peserta meliputi beberapa titik strategis di desa, dengan pemandangan alam yang asri dan udara segar yang turut menambah semangat para peserta.

Hadiah Utama Sepeda Motor dan Lainnya

Salah satu hal yang paling ditunggu-tunggu oleh peserta adalah pengundian hadiah utama. Karangtaruna Karangpatihan Bersatu berhasil menarik perhatian dengan menyediakan hadiah utama berupa sepeda motor, sepeda listrik, kambing, dan berbagai hadiah menarik lainnya, yang tentunya membuat suasana semakin semarak. Peserta yang beruntung membawa pulang hadiah tersebut tentunya tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya.

Foto : Eko Mulyadi Kades Karangpatihan menyerahkan hadiah Motor

Ketua Karangtaruna Karangpatihan Bersatu, Agus Santoso, dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga, sekaligus mendorong gaya hidup sehat melalui kegiatan olahraga. "Kami ingin kegiatan seperti ini menjadi agenda rutin yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga dapat meningkatkan semangat kebersamaan dalam masyarakat," ujar Agus.
Penyerahan Hadiah 

Selain itu, kegiatan ini juga dilengkapi dengan berbagai stand makanan dan minuman, yang memberikan suasana festival yang hangat. Panitia pun memastikan semua protokol kesehatan tetap diterapkan untuk menjaga kenyamanan peserta.

Antusiasme Masyarakat Tak Terbendung

Ribuan peserta yang hadir pun menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Banyak di antaranya yang datang bersama keluarga, menunjukkan betapa acara ini berhasil menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan.

"Saya sangat senang bisa ikut serta dalam acara ini. Selain jalan santai, hadiah yang disediakan juga sangat menarik. Saya berharap acara seperti ini bisa diadakan lebih sering," ujar salah satu peserta, Rina, yang tampak gembira setelah mengikuti kegiatan.

Harapan Ke Depan

Aan Prasetyo, Ketua Panitia  berharap acara jalan santai ini bisa menjadi media untuk mempererat persatuan dan kesatuan. Dengan adanya kegiatan yang melibatkan masyarakat luas, diharapkan dapat meningkatkan kebersamaan, kepedulian sosial, serta memperkenalkan potensi desa kepada dunia luar.

Acara jalan santai ini ditutup dengan pembagian hadiah yang diserahkan langsung oleh Kepala Desa Karangpatihan ,Ketua Karangtaruna dan beberapa tokoh masyarakat, diikuti dengan foto bersama yang menambah semarak acara tersebut.

Dengan keberhasilan acara ini, Karangtaruna Karangpatihan Bersatu semakin menunjukkan komitmennya dalam membangun desa yang sehat, aktif, dan penuh kebersamaan. (RA)

Share:

UMPO dan UNTIDAR Gelar Pelatihan Teknologi dan Budaya K3 untuk Tingkatkan Produktivitas Batik Ciprat Karangpatihan


Ponorogo, 23 Agustus 2025 — Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) bekerja sama dengan Universitas Tidar (UNTIDAR) menggelar pelatihan bertajuk “Penerapan Teknologi dan Budaya K3 untuk Meningkatkan Produktivitas Batik Ciprat” di Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Ponorogo, pada hari ini, Sabtu (23/8).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan kerja para pengrajin batik ciprat, salah satu produk unggulan desa yang dibuat oleh penyandang disabilitas intelektual binaan Rumah Harapan Karangpatihan.

Foto : Dr.Sri Hartono bersama Eko Mulyadi 

Pelatihan difokuskan pada dua aspek utama, yakni pemanfaatan teknologi sederhana untuk mendukung proses produksi batik dan penguatan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan kerja para pengrajin. Materi disampaikan oleh dosen dan mahasiswa dari kedua universitas dengan metode interaktif dan praktik langsung.

“Kami ingin memberdayakan masyarakat Karangpatihan tidak hanya dari sisi keterampilan membatik, tetapi juga bagaimana menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif melalui penerapan K3,” ujar Dr. Sri Hartono,SE.MM salah satu narasumber dari UMPO.

Foto : Pelatihan Keselamatan Kerja


Sementara itu, Eko Mulyadi,S.I.P Kepala Desa Karangpatihan menambahkan bahwa sinergi antar perguruan tinggi ini menjadi bentuk nyata kontribusi akademisi dalam membangun kemandirian desa berbasis potensi lokal.

Para peserta yang terdiri dari pengrajin batik, pendamping, serta perangkat desa menyambut baik kegiatan ini dan berharap pelatihan semacam ini bisa dilakukan secara berkelanjutan.

Dengan pelatihan ini, diharapkan produksi batik ciprat dari Desa Karangpatihan tidak hanya semakin berkualitas, tetapi juga dihasilkan melalui proses yang aman, sehat, dan efisien. (RA)

Share:

PEMERINTAH DESA KARANGPATIHAN PEDULI PERTANIAN, GANDENG KELOMPOK TANI UNTUK MEMBANGUN JALAN USAHA TANI


Ponorogo (22 Agustus 2025) – Pemerintah Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo menunjukkan komitmennya yang tinggi terhadap sektor pertanian. Sebagai bentuk kepedulian terhadap para petani dan peningkatan infrastruktur pertanian, Pemerintah Desa bersama Kelompok Tani berencana membangun akses jalan di area persawahan mulai bulan depan.

Foto : Jalan ditengah areal pertanian yang akan dibangun

Pembangunan jalan ini bertujuan untuk mempermudah mobilitas petani dalam mengangkut hasil panen serta mempercepat distribusi logistik pertanian. Kepala Desa Karangpatihan menyampaikan bahwa proyek ini merupakan bagian dari program pembangunan desa berbasis kebutuhan masyarakat.

“Kami menyadari betapa pentingnya infrastruktur pertanian bagi kesejahteraan petani. Oleh karena itu, pembangunan jalan ini menjadi prioritas agar kegiatan pertanian semakin lancar dan produktif,” ujar Kepala Desa Karangpatihan.

Jalan yang akan dibangun diperkirakan sepanjang beberapa ratus meter dan  mendapat dukungan dari Dinas Pertanian Kabupaetn Ponorogo serta didukung partisipasi masyarakat setempat. Pembangunan ini juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan serta membuka akses menuju kawasan pertanian yang selama ini sulit dijangkau.

Dengan langkah ini, Pemerintah Desa Karangpatihan berharap sektor pertanian semakin maju dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan. (RA)

Share:

PEMERINTAH DESA KARANGPATIHAN TERUS TINGKATKAN PEMBANGUNAN MELALUI KOLABORASI DENGAN KETUA RT

 



Karangpatihan, Balong – Pemerintah Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo terus menunjukkan komitmennya dalam membangun desa secara merata dan berkelanjutan. Salah satu kunci keberhasilan pembangunan di desa ini adalah sinergi yang erat antara pemerintah desa dengan para ketua Rukun Tetangga (RT). 

Foto : Kepala Desa Karangpatihan bersama seluruh Ketua RT

Kepala Desa Karangpatihan menyampaikan bahwa keterlibatan ketua RT sangat penting sebagai perpanjangan tangan pemerintah desa dalam menyerap aspirasi masyarakat di tingkat bawah. Melalui komunikasi dan koordinasi yang rutin, berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

“Kami selalu mengedepankan prinsip gotong royong dan kolaborasi. Ketua RT adalah ujung tombak yang membantu kami mengetahui kebutuhan warga secara langsung,” ujar Eko Mulyadi,S.I.P , Kepala Desa Karangpatihan.

Pembangunan infrastruktur seperti jalan lingkungan, saluran drainase, hingga fasilitas umum lainnya, dirancang dengan mempertimbangkan masukan dari ketua RT. Selain itu, dalam perencanaan anggaran desa, peran serta RT juga diakomodasi melalui forum musyawarah yang inklusif.

Ketua RT 02 /02  Dukuh Krajan, misalnya, mengaku sangat terbantu dengan keterbukaan pemerintah desa dalam menerima usulan dan laporan dari warga. Ia menyebutkan bahwa dengan adanya kolaborasi yang baik, persoalan-persoalan kecil di lingkungan RT bisa segera diatasi sebelum menjadi masalah besar.

“Kami merasa dilibatkan dan dihargai. Ini membuat warga semakin semangat dalam berpartisipasi dalam pembangunan,” ungkapnya.

Pemerintah Desa Karangpatihan berharap pola kolaboratif ini terus diperkuat agar seluruh warga desa merasakan manfaat dari pembangunan yang merata dan berkeadilan. Melalui kerja sama yang solid antara perangkat desa dan elemen masyarakat, Karangpatihan siap menjadi desa yang maju dan mandiri. (RA)

Share:

Perkuat Reforma Agraria, BPN ponorogo Jalin Kerja Sama untuk Pengembangan Koperasi Desa Merah Putih Karangpatihan



Ponorogo, 20 Agustus 2025 — Kepala Desa Karangpatihan bersama pengurus Koperasi Desa Merah Putih Karangpatihan hari ini menghadiri rapat koordinasi  diseminasi akses Reforma Agraria yang diselenggarakan di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Ponorogo.

Foto : Kepala BPN Ponorogo sedang memberikan arahan pada peserta rapat


Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala BPN Ponorogo ini turut dihadiri oleh Direktur PT Daya Surya Sejahtera serta perwakilan dari dinas-dinas terkait. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam upaya mendorong percepatan pengembangan ekonomi desa melalui penguatan akses terhadap Reforma Agraria.

Dalam rapat tersebut, dibahas secara khusus kerja sama antara BPN dan PT Daya Surya Sejahtera dalam mendukung pengembangan Koperasi Desa Merah Putih Karangpatihan. Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan pendampingan, fasilitasi, serta dukungan konkret agar koperasi desa yang berbasis masyarakat tersebut dapat berkembang lebih cepat dan berdaya saing.

Foto : Kades Karangpatihan sedang memaparkan program koperasi desa merah putih


Kepala Desa Karangpatihan, Eko Mulyadi menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan dukungan dari semua pihak, serta berharap kerja sama ini dapat membawa dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga Karangpatihan yang selama ini dikenal sebagai desa inklusi.

"Semoga sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat ini dapat menjadi contoh model pengembangan desa berbasis Reforma Agraria yang berkelanjutan," ujarnya.

Kepala BPN Ponorogo, Bpk. Ferri Saragih menyampaikan bahwa melalui reforma agraria diharapkan masyarakat mendapatkan dampak positip berupa peningkatan ekonomi ,dan berhaarap koperasi desa merah putih Karangpatihan  mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa .

Sementara itu Direktur PT Daya Surya Sejahtera (swalayan surya), H. Imam Kurdi menyampaikan bahwa pihaknya siap untuk bekerjasama dengan Koperasi Desa Merah Putih Karangpatihan .

Rapat koordinasi ini menjadi awal yang positif dalam upaya integrasi program Reforma Agraria dengan penguatan ekonomi lokal melalui koperasi sebagai pilar utama pemberdayaan masyarakat desa. (RA)

Share:



Ponorogo – Batik Ciprat Karangpatihan kini menjadi salah satu produk unggulan Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo. Lebih dari sekadar karya seni, batik ini memiliki nilai sosial yang tinggi karena dibuat oleh warga disabilitas yang tergabung dalam komunitas kreatif desa.

Batik Ciprat memiliki keunikan tersendiri, baik dari segi motif maupun teknik pembuatannya. Proses pewarnaan yang dilakukan dengan cara cipratan menjadikan setiap helai kain batik memiliki corak yang khas dan tidak bisa disamakan satu sama lain. Teknik ini tidak hanya artistik, tetapi juga inklusif karena memungkinkan warga disabilitas untuk berkreasi secara mandiri dan ekspresif.

Foto : Model memakai pakaian dari batik ciprat Karangpatihan

Keberhasilan Batik Ciprat Karangpatihan tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, lembaga sosial, hingga institusi pendidikan tinggi, baik dari dalam maupun luar negeri. Salah satu kerja sama yang menjadi sorotan adalah kolaborasi dengan Coventry University, Inggris. Kerja sama ini mencakup pelatihan desain, pengembangan produk, serta peningkatan kapasitas produksi dan pemasaran secara global.

Foto : Kain Batik Ciprat Karangpatihan


Kepala Desa Karangpatihan menyampaikan bahwa Batik Ciprat bukan hanya produk ekonomi kreatif, tetapi juga simbol pemberdayaan dan semangat inklusivitas. "Kami ingin menunjukkan bahwa keterbatasan bukan halangan untuk berkarya. Batik Ciprat adalah bukti nyata bahwa kreativitas itu milik semua orang," ujarnya.

Dengan semakin meluasnya jaringan kerja sama dan meningkatnya kualitas produk, Batik Ciprat Karangpatihan diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi ikon pemberdayaan masyarakat disabilitas, sekaligus memperkuat identitas budaya lokal Ponorogo di kancah nasional maupun internasional. (RA)

Share:

Copyright © Pemerintah Desa Karangpatihan | Develop Team Creative Desa